Nikita Sumarauw
Rabu, 04 Desember 2019
TEORI MOTIVASI MC CLELLAND
David McClelland atau nama lengkapnya adalah David Clarence. McClelland ini adalah seorang ahli teori psikologi dari Amerika Serikat yang lahir pada 20 Mei 1917 di Mt. Vernon, New York.
Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya.Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut: McClelland, D.C. (en)The Achieving Society, New York: Van Nostrand Reinhold,
1. kebutuhan pencapaian: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
2. kebutuhan kekuatan: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
3. kebutuhan hubungan: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab Pada umumnya para ahli teori perilaku beropini bahwa dalam setiap perilakunya manusia mempunyai tujuan yang hendak dicapai.
David McClelland dikenal menjelaskan tiga jenis motivasi, yang diidentifikasi dalam buku ”The Achieving Society”:(1). Motivasi untuk berprestasi (n-ACH) ; (2). Motivasi untuk berkuasa (n-pow) dan (3). Motivasi untuk berafiliasi/bersahabat (n-affil).
David McClelland dalam teorinya Mc.Clelland’s Achievment Motivation Theory atau teori motivasi prestasi McClelland juga digunakan untuk mendukung hipotesa yang akan dikemukakan dalam penelitian ini. Dalam teorinya McClelland mengemukakan bahwa individu mempunyai cadangan energi potensial, bagaimana energi ini dilepaskan dan dikembangkan tergantung pada kekuatan atau dorongan motivasi individu dan situasi serta peluang yang tersedia.
Teori ini memfokuskan pada tiga kebutuhan yaitu kebutuhan akan prestasi (achiefment), kebutuhan kekuasaan (power), dan kebutuhan afiliasi. Model motivasi ini ditemukan diberbagai lini organisasi, baik staf maupun manajer. Beberapa karyawan memiliki karakter yang merupakan perpaduan dari model motivasi tersebut.
A. Kebutuhan akan prestasi (n-ACH)
Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan seperangkat standar, bergulat untuk sukses. Kebutuhan ini pada hirarki Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Ciri-ciri inidividu yang menunjukkan orientasi tinggi antara lain bersedia menerima resiko yang relatif tinggi, keinginan untuk mendapatkan umpan balik tentang hasil kerja mereka, keinginan mendapatkan tanggung jawab pemecahan masalah.
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
B. Kebutuhan akan kekuasaan (n-pow)
Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain. Kebutuhan ini pada teori Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. McClelland menyatakan bahwa kebutuhan akan kekuasaan sangat berhubungan dengan kebutuhan untuk mencapai suatu posisi kepemimpinan.
n-pow adalah motivasi terhadap kekuasaan. Karyawan memiliki motivasi untuk berpengaruh terhadap lingkungannya, memiliki karakter kuat untuk memimpin dan memiliki ide-ide untuk menang. Ada juga motivasi untuk peningkatan status dan prestise pribadi.
C. Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat (n-affil)
Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi.
McClelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.
Tiga karakteristik dan sikap motivasi prestasi ala Mcclelland:
a). Pencapaian adalah lebih penting daripada materi.
b). Mencapai tujuan atau tugas memberikan kepuasan pribadi
yang lebih besar daripada menerima pujian atau pengakuan.
c). Umpan balik sangat penting, karena merupakan ukuran sukses
(umpan balik yang diandalkan, kuantitatif dan faktual).
Rabu, 27 November 2019
OBSERVASI TENTANG PERUBAHAN DI LINGKUNGAN KAMPUS
Menurut saya sarana dan prasarana itu sangat penting di suatu universitas misalnya mengenai fasilitas pendidikan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan. contohnya seperti gedung, ruangan belajar,alat - alat atau media pendidikan. dan seperti kita ketahui sarana dan prasarana secara tidak langsung menunjang jalanya proses pendidikan. sarana dan prasarana mempunyai peran yang penting dalam menunjang kualitas belajar.
Perubahan yang harus di lakukan itu tentang ketersedian fasilitas yang memadai misalnya WIFI, seperti yang kita ketahui wifi hanya tersedia di tempat tertentu sehingga mahasiswa sulit untuk mengakses jaringan wifi. hal lain juga yang perlu di rubaha yaitu bangunan atau ruangan untuk belajar,di. perlu Di bangun juga Toilet,toilet sangat perlu di bangun karena banyak toilet yang sudah rusak. contohnya saja toilet yang ada di FIS ada toilet yang sudah rusak, dan toilet yang masih digunakan itu hanya ada 4 toilet dan itu pun kotor dan lainkali tidak ada air, oleh karena itu menurut saya Toilet perlu untuk di bangun dan di sediakan air seihingga mahasiswa tidak perlu antri lama untuk pergi ke toilet.
Menurut saya di kampus juga perlu menyediakan alat - alat atau media yang di pakai untuk belajar misalnya Proyektor/LCD, hal itu penting karena untuk mendukung proses belajar.
Jadi prubahan yang harus di ubah di di lingkungan kampus yaitu "SARANA&PRASARANA". karena menurut observasi saya sarana & prasaran itu sangat penting dalam berjalannya proses pendidikan.
Sabtu, 16 November 2019
KONSEP - KONSEP SOSIOLOGI

Interaksi adalah suatu hubungan timbal balik untuk mancapai suatu keinginan, tujuan maupun penyampaian maksud untuk hidup bersama dengan manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2.KONFLIK
Konflik sosial adalah suatu keadaan masyarakat yang mengalami suatu pertikaian antara anggotanya yang mengakibatkan terancamnya keutuhan msyarakat tersebut yang dilator belakangi dengan perbedaan kepentingan antar anggota.
3. AKULTURASI
Akulturasi adalah peleburan dua unsure kebudayaan yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan masing-masing.
4.PROSES SOSIAL
Proses Sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat apabila individu dan kelompok saling bertemu dan menentukan system serta bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada. Atau dengan kata lain, proses social diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama.
5. PERUBAHAN SOSIAL (Social change) Perubahan sosial adalah Perubahan dalam struktur social dan jalinan hubungan dalam masyarakat ; seringkali penggunaannya dipertukarkan dengan istilah perubahan budaya.
6.STRATA SOSIAL
Strata Sosial adalah menurut Drs. Robert M.Z. Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prestise 20. SISTEM SOSIAL Sistem Sosial dapat diartikan sebagai suatu keseluruhan dari unsur-unsur sosial yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain serta saling mempengaruhi dalam suatu kesatuan atau kebulatan.
7. PENYIMPANGAN SOSIAL
Penyimpangan adalah setiap perilaku yang dinyatakan sebagai suatu pelanggaran terhadap norma-norma keelompok atau masyarakat
8.PENGENDALIAN SOSIAL
Pengendalian social (social control) adalah segenap cara dan proses yang digunakan oleh suatu kelompok atau masyarakat untuk menjamin terciptanya konformitas para anggotanya terhadap harapan kelompok atau masyarakat itu.
9.ORGANISASI
Organisasi merupakan artikulasi dari bagian-bagian yang merupakan suatu kesatuan fungsional. Yang mana bagian-bagian yang dimakasud adalah kumpulan dari beberapa anggota yang membentuk suatu komunitas.
10.FAKTA SOSIAL
fakta sosial, yang artinya keadaan sadar pada setiap individu atau masyarakat untuk melakukan kegiatannya. Fakta sosial ini akan melahirkan padigma sosial, yang satu dan lainnya saling berkaitan dan saling membutuhkan. Teori sosiologi dan tokohnya yang menjelasankan tentang fakta sosial adalah Emile Durkheim.
11.INSTITUSI SOSIAL
institusi sosial, yang dimaknai sebagai institusi legal (diakui) dan dianggap mampu untuk memberikan dorongan kepada masyarakat, agar dapat menjalankan peranan sosial dan norma-norma guna menjaga integratsi sosial dan menghindari atau mengenyampingkan konflik sosial dalam masyarakat.
12.INDIVIDU
Individu dalam konsep dasar sosiologi berarti sebagai hubungan sosial yang terjadi antara pribadi dan pribadi dalam kehidupan masyarakat. Definisi indviduini tentusaja identik dapat melakukan tindakan dan kegiatannya yang sesuai dengan keiinginan dan fikiran yang di rasakannya. Oleh karenanya untuk penilaian dalam individu sendiri hanya bisa dilakukan oleh masyarakat, terutama penilaian baik dan buruknya tindakan yang dilakukan tersebut.
13. MASYARAKAT
Masyarakat, adalah istilah yang berasal dari Bahasa Inggris “society” istilah ini berarti kawan. Pengertian masyarakat secara luas adalah sekelompok manusia yang hidup bersama untuk daoat berinteraksi mencapai kepentingan secara bersama-sama dalam kurun waktu tertentu.
14.KONTAK SOSIAL
Kontak Sosial Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Kontak sosial merupakan awal terjadinya interaksi social baik dilakukan secara langsung ataupun tidak.
15. KOMUNIKASI
Komunikasi adalah “suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
16. LEMBAGA SOSIAL
Lembaga sosial atau instirusi sosial atau pranata sosial dalam konsep dasar sosiologi adalah suatu sistem yang menunjukkan keterjalinan antara nilai dan norma untuk mewujudkan kehendak sosial atau menjalankan fungsi sosial
17. NORMA SOSIAL
Norma sosial adalah kebiasaan umum yang menjadi patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat dan batasan wilayah tertentu.
18. MOBILITAS SOSIAL
Mobilitas sosial adalah perubahan, pergeseran, peningkatan, ataupun penurunan status dan peran anggotanya. Mobilitas berasal dari bahasa latin mobilis yang berarti mudah dipindahkan atau banyak bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Kata sosial yang ada pada istilah tersebut mengandung makna gerak yang melibatkan seseorang atau sekelompok warga dalam kelompok sosial. Jadi, mobilitas sosial adalah perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain.
19.ASIMILASI
Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru. Suatu asimilasi ditandai oleh usaha-usaha mengurangi perbedaan antara orang atau kelompok
20. SISTEM SOSIAL
Sistem sosial adalah proses berpola yang menunjukkan hubungan-hubungan sosial baik individu atau kelompok di dalam sistem lingkungannya yang lebih luas. Secara sederhana kita bisa mengartikan sistem sosial sebagai pola interaksi masyarakat yang khas, dalam arti memiliki keunikan sendiri dibanding lingkungannya.
Langganan:
Komentar (Atom)